Fakta Klepon Jajanan Pasar Yang Susah Habis

Fakta Klepon Jajanan Pasar Yang Susah Habis

daftarkulinerindonesia.web.id Siapa yang sangka bahwa jajanan Pasar favorit satu ini memiliki beberapa daya tarik yang lebih selain makanan semata.Berikut adalah beberapa informasi beserta keterangan tentang jajanan pasar ini.Klepon yang bukan sekedar Klepon.

1. Klepon telah ada sejak tahun 1950an
Klepon telah ada sejak tahun 1950an, konon klepon ini diperkenalkan oleh indo-imigran dan berasal dari kota Pasuruan, Jawa Tengah. Jajanan ini kerap menjadi menu di restoran Indonesia-Belanda dan juga etnis Tionghoa.

Klepon yang merupakan jajanan khas Indonesia harus dijaga baik resep asli dan kelestariannya. Meski telah banyak bermunculan kue dan roti yang berasal dari mancanegara, pastinya klepon tetap favorit jajanan tradisional.

2. Klepon disebut sebagai onde-onde di beberapa daerah
Umumnya masyarakat Indonesia menyebut kudapan ini sebagai klepon. Akan tetapi, di beberapa daerah seperti di Sumatera Barat, kue basah ini dikenal dengan sebutan ‘onde-onde’. Padahal nama onde-onde ini merupakan jenis lain dari sebuah jajanan tradisional khas Indonesia juga.

Meski sama-sama berbentuk bulat dan memiliki isian, klepon dan onde-onde memiliki tampilan fisik yang berbeda. Di mana klepon terbuat dari tepung ketan dan umumnya berwarna hijau dengan taburan kelapa parut, sedikit lebih kecil ukurannya, memiliki isian gula merah yang meleleh ketika digigit. Sementara onde-onde terbuat dari tepung terigu, memiliki ukuran yang lebih besar dengan taburan biji wijen dan isian yang lebih padat (umumnya kacang hijau).

Baca Juga : Surabi Bukan Jajanan Orang Bandung Saja

3. Selain enak di mulut, klepon memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi
Karena terbuat dari tepung ketan, kudapan klepon ini memiliki banyak kandungan karbohidrat sehingga cocok dikonsumsi sebagai sarapan pagi. Klepon juga termasuk dalam jajaran ‘kue subuh’ yang berarti kue ini dijajakan di pasar-pasar tradisional pada pagi hari karena cocok untuk sarapan. Getuk dan cenil merupakan jajanan pasar yang kerap dijajakan bersama dengan klepon ini.

Selain tepung ketan sebagai bahan utama, klepon juga bisa ditambahkan dengan kentang maupun ubi agar didapatkan kekenyalan yang pas. Hal ini tentu saja menambah poin, bahwa klepon memiliki banyak kandungan karbohidrat yang bisa diolah tubuh menjadi energi.

4. Inovasi klepon agar tak kalah dengan berbagai jenis kue lain.
Pada zaman yang selalu menuntut perubahan dan penyesuaian sekarang ini, klepon diolah dengan tampilan dan rasa yang lebih bervariasi. Seperti contohnya klepon dengan variasi rasa greentea, vanilla, cokelat dan lain sebagainya. Hal ini agar klepon dapat dilirik dan banyak diminati masyarakat, tanpa mengubah cita rasa aslinya. Kamu sudah coba, belum?

5. Klepon memiliki segudang filosofi
Selain memiliki rasa yang enak, dan sensasi nikmat di mulut berkat lelehan gula merahnya, klepon juga memiliki banyak filosofi, lho. Salah satu contohnya adalah klepon melambangkan kesederhaan, di mana klepon terbuat dari bahan-bahan sederhana yang kemudian menjadi sesuatu yang istimewa.

Konon warna klepon yang hijau juga melambangkan kesejahteraan dan kesuburan. Seperti halnya masyarakat Indonesia yang digambarkan sebagai rakyat yang sejahtera, menempati tanah-tanah subur yang banyak ditumbuhi pepohonan hijau.

Itulah beberapa ulasan mengenai klepon. Semoga menambah wawasanmu dan rasa cinta terhadap jajanan khas Indonesia, ya.

Related posts