Kuliner Nasi Bekepor

Kuliner Nasi Bekepor

Kuliner Nasi Bekepor – Untuk meraciknya, rempah-rempah dan beras yang sudah dicuci dimasukkan ke dalam kenceng atau kendil khusus seperti rantang dan dimasak di atas bara api yang menyala. Begitu nasi menjadi setengah matang, nasi harus dipindahkan ke bara sampai nasi menjadi tanak.

Sebelum dihidangkan, tambahkan lagi daun kemangi, cabai, ikan goreng kering yang sudah dihancurkan, dan sedikit perasan jeruk nipis ke dalam nasi. Setelah itu, semuanya diaduk-aduk hingga merata. Dan nasi bakepor pun siap dinikmati. Proses memasak hingga siap dihidangkan ini memakan waktu minimal 45 menit.

Sekilas, rasa nasi bakepor mirip dengan nasi uduk. Akan tetapi, jika sedang dinikmati, lama kelamaan rasa ikan dan rempahnya akan lebih terasa. Rasa rempah-rempah dan campurannya memang akan terasa jika nasi bakepor dihidangkan langsung di kendi atau kenceng. Dan untuk mendapatkan kenikmatannya, jangan dimakan terburu-buru.

“Menikmati nasi bakepor harus pelan-pelan agar bisa merasakan rasa yang berbeda-beda dari tiap kunyahannya,”.

Dari penampilannya, tekstur nasi tidak terlalu lembut sehingga tidak akan menimbulkan kesan eneg. Nasi bakepor juga terlihat agak pucat dan berminyak karena sudah tercampur dengan ikan goreng.

Untuk mendapatkan ikannya, Ainun mendatangkan langsung dari Sungai Mahakam sebanyak sembilan puluh persen dari yang dimasak. Ada pula yang didatangkan langsung dari Samarinda.

Baca Juga :

Aslinya, nasi bakepor yang asli dibuat dalam takaran besar dan tanpa lauk. Namun, bagi yang senang dengan rasa pedas, bisa memesan sambal raja yang super nikmat sebagai pelengkap. Sambal ini terdiri dari enam macam sambal yang dijadikan satu (sambel terong goreng, kacang panjang, kucai, telur rebus, ikan haruan, udang rebus, dan mangga kueni).

Harga yang ditawarkan pun relatif tidak terlalu mahal. Untuk satu porsi nasi bakepor, ia dijual dengan harga Rp30 ribu. Sedangkan satu piring sambal raja dihargai Rp35 ribu.

Para pengunjung warung makan khas Kutai ini cukup beragam, mulai dari masyarakat setempat hingga kalangan pejabat dan selebritas. Mereka yang pernah datang ke Samarinda akan merasa rugi jika ketinggalan untuk mampir dan mencoba hidangan khas dari Kota Raja ini.

Related posts